Minggu, 01 Mei 2011

FPS Dan Koalisi LSM Desak Kejagung Copot Kejari Selayar

Koalisi LSM Se kabupaten selayar meminta kepada kejagung agar kejari selayar di copot saja, pasalnya kami tidak melihat bahwa kajari bekerja untuk masyarakat selayar akan tetapi bekerja untuk atasannya saja,Ujar utusan Forum Peduli Selayar (FPS) yang menjadi koordinator dari koalisi lsm selayar, sambil memberikan contoh, pada kasus dugaan penyimpangan tiang listrik, dan sejumlah dugaan penyimpangan APBD dan APBN di selayar ini lebih banyak di serahkan ke Kejati sulselbar dimakassar, maksudnya apa ini ? apakah akan menyulitkan masyarakat selayar yang inigin mengetahui perkembangan kasusnya ataukan memang berusaha menutupi ? inikan sudah pelanggaran dalam acuan transfaransi pubilk. Mana lagi sejumlah tindak lanjut perkara korupsi belum di laksanakan seperti eksekusi barang bukti kapal KMP takabonerate dengan alasan dana serta sejumlah kasus dugaan korupsi yang merugikan daerah ini misalnya laporan kasus korupsi dilingkup dinas perikanan dan kelautan dalam pengadaan kapal dan perahu nelayan dimana pengusaha tidak dijadikan obyek pelaku, kemudian dalam laporan kasus korupsi proyek jalan lingkar jampea seniali miliaran rupiah. Belum lagi kasus kasus lama misalnya proyek listrik tenaga bayu serta proyek pasar benteng selayar yang baru kan ada laporannya sekitar 3 tahun lalu, kenapa di peti eskan Ujarnya.
Jadi kalau memang sudah tidak mampu berbuat untuk apa di pertahankan di selayar”. Belum lagi kejari selayar sekarang sering terpantau menerima tamu kontraktor di ruangannya yang bila terlihat oleh publik selayar sering menimbulkan prasangka miring sehingga di khawatirkan akan menjatuhkan nama institusi penegak hukum ini.
Begitupun dengan kejati sulselbar, jangan hanya teori pak”. Ujar koordinator koalisi LSM Selayar ini.











ARTIKEL INI BUKAN TANGGUNGJAWAB KPK RI

Tidak ada komentar: